Visual Basic memungkinkan kita
untuk menggunakan variabel tanpa deklarasi. Tetapi hal ini adalah kurang baik
untuk praktek pemrograman yang terstruktur dan menghindari kesalahan pengolahan
yang diakibatkan oleh kesalahan dalam pengetikkan nama variabel.
Agar setiap variabel yang digunakan
hares dideklarasikan, dapat digunakan perintah : Option Explicit
Pada setiap awal module, atau pada
menu Tools, pilih Option, pilih tab Editor, buat tanda check pada Require
Variable Declaration.
Deklarasi variabel pada Visual
Basic dapat dilakukan dengan Keyword berikut :
Syntax :
<keyword> Nama.Variabel [As TypeVariabel]
Contoh :
Dim Nama As String
Konvensi
penamaan dalam Visual Basic
Ketika anda menulis Code Visual
Basic, anda mendeklarasikan banyak elemen (Sub dan Function procedures,
variables, constants,dan lainnya). Nama dari procedure, variabel, dan konstanta yang mana anda
deklarasi pada Visual Basic harus mengikuti petunjuk berikut :
·
Hares dimulai dengan suatu Huruf
·
Tidak dapat mengandung titik atau spesial karakter
·
Tidak dapat lebih dari 255 huruf, nama dari kontrol, form,
class, dan module tidak dapat melebihi 40 karakter.
·
Tidak dapat sama dengan keywords yang tercadang.
Keyword
yang tercadang adalah kata yang Visual Basic gunakan sebagai bagian dari
bahasanya. Im terdiri dari predefined statements (seperti If dan Loop),
function (seperti Len dan Abs), dan operator (seperti Or dan Mod).
Deklarasi Variabel
·
Deklarasi variabel pada bagian deklarasi (general declaration)
di suatu form, standard, atau class module, dari pada dalam suatu procedure,
membuat variabel itu berlaku untuk semua procedure dan function dalam module
tersebut
·
Deklarasi variabel dengan menggunakan keyword Public
membuatnya berlaku pada keseluruhan aplikasi anda.
·
Deklarasi suatu variabel lokal dengan menggunakanan keyword
Static akan menyimpan nilainya ketika suatu procedure berakhir.
Deklarasi Implicit
Anda tidak perlu
mendeklarasikan suatu variabel sebelum menggunakan, tetapi fasilitas ini tidak
disarankan oleh penulis, karena dapat mengakibatkan bug-bug tersembunyi karena
pemakaian variabel yang tidak konsisten dan kemungkinan kesalahan pengetikan
nama variabel.
Defaultnya Visual Basic menggunakan
Deklarasi Implicit. Deklarasi
Explicit
Untuk mencegah
kesalahan mengetik variabel, dan Visual Basic akan selalu memberikan peringatan jika menemukan nama yang tidak
dideklarasikan terlebih dahulu sebagai suatu variabel.
Catatan :
Pernyataan Option Explicit hanya bekerja per-module, sehingga
harus diletakkan pada bagian deklarasi pada setiap form, dan class module yang
mana anda ingin Visual Basic memaksakan suatu explicit variabel deklarasi
ARRAY
ü
Array adalah
sekumpulan variable yang memiliki nama dan tipe data yang sama pula.
ü
Array memiliki
anggota atau yang sering disebut sebagai elemen. Elemen array dapat diakses
dengan menentukan sebuah nilai indeks integer yang akan digunakan untuk memilih
atau menunjuk elemen array tersebut.
ü
Contoh
penggunaan array adalah pada penyimpanan nilai seorang mahasiswa selama 10 kali
mengikuti tes. Ilustrasinya sebagai berikut :
A[1]
|
A[2]
|
A[3]
|
A[4]
|
A[5]
|
A[6]
|
A[7]
|
A[8]
|
A[9]
|
A[10]
|
86
|
90
|
97
|
100
|
98
|
79
|
76
|
55
|
90
|
100
|
ü
Nama variable
array di atas adalah A , memiliki 10 elemen. Nilai 1,2,3 … dst adalah nilai
indeks untuk menunjuk elemen tertentu. Range yang digunakan pada array
berdimensi satu di atas adalah 1 sampai dengan 10.
ü
Nilai mahasiswa
A pada tes yang ketiga ditunjuk oleh variable A pada indeks ketiga ::: A[3] =
97.
Statement Option Base
ü
Dalam pemakaian
sebuah array kita akan memakai sistem range.
ü
Contoh pada
array nilai di atas (array A) mengindikasikan sebuah array dengan range 1
sampai 10.
ü
1 merupakan
range nilai awal sedangkan 10 merupakan range nilai akhir.
ü
Nilai range awal
sebuah array, dapat dimulai dengan angka 0 (nol) atau 1 (seperti contoh di
atas).
ü
Untuk dapat
menentukan range awal sebuah array kita dapat menggunakan statemen/perintah
Option Base.
ü
Format
perintahnya adalah :
§
Option Base 0
(untuk nilai awal 0) à default
§
Option Base 1
(untuk nilai awal 1)
Mendeklarasikan Array
ü
Seperti halnya
variable, maka sebelum digunakan terlebih dahulu array harus
dideklarasikan/dibuat.
ü
Syntax sebagai
berikut :
Dim namaVariabel
(range awal to range akhir) As typeVariabel
Contoh : Dim A(1 to 10) as Integer
Menggunakan Array
ü
Setelah
dideklarasikan, maka variable array sudah dapat digunakan dan diberikan nilai.
ü
Contoh
penggunaannya :
Dim A[1 to 10] as integer
A[1]
= 86
A[2]
= 90
A[3]
= 97
A[4]
= 100
A[5]
= 98
A[6]
= 79
A[7]
= 76
A[8]
= 55
A[9]
= 90
A[10] = 100
Mengubah dimensi Array
ü
Untuk mengubah
dimensi sebuah array digunakan perintah redim.
ü
Syntaksnya
sebagai berikut :
Dim A( ) as integer
‘diubah menjadi
ReDi m A(10 to 15) as integer
Fungsi LBOUND dan UBOUND
ü
Fungsi LBOUND
digunakan untuk mengetahui indeks pertama sebuah array.
ü
Sedangkan fungsi
UBOUND digunakan untuk mengetahui indeks terakhir sebuah array.
ü
Contoh :
Dim awal, akhir as integer
Dim A(3 to 9) as integer
Awal = Lbound(A)
Akhir = Ubound(A)
Contoh:

Deklarasi Konstanta
Anda sering menjumpai suatu kode yang
mengandung nilai yang berulang-ulang ataupu nilai yang memiliki arti khusus, atau anda menemukan bahwa angka tersebut
susah diingat. Dalam hal ini anda dapat
membuat code anda menjadi lebih mudah dibaca-lebih mudah ditangani-dengan
menggunakan suatu konstanta. Suatu konstanta adalah nama yang menyimpan dari
suatu nilai yang tidak dapat berubah. Ada dua sumber dari
suatu konstanta :
·
Intrinsic atau System-defined konstanta yang disediakan oleh
suatu aplikasi atau control. Konstanta Visual Basic terdaftar pada Visual Basic
(VB), Visual Basic for Application (VBA), dan Data Access (DAO).
·
Symbolic atau User-defined konstanta adalah dideklarasikan
dengan menggunakan statement Const.
Membuat Konstanta Anda Sendiri
Syntax untuk deklarasi konstanta adalah
:
[Public/Private] Const constantname [As type] = expression
Contoh :
Const Pi = 3.12159265358979
Public Const Planet As Integer= 9 Const ReleaseDate = #7/1/95#
Scope dari suatu user-defined konstanta
- Membuat suatu konstanta yang mana hanya ada dalam suatu procedure, deklarasikan di dalam procedure tersebut
- Membuat suatu konstanta berlaku pada semua procedure dalam suatu module, deklarasikan dia pada bagian deklarasi di module tersebut
- Membuat suatu konstanta berlaku pada semua aplikasi, deklarasikan dia dengan keyword Public sebelum kata Const.
Waw aku ga ngerti
BalasHapusKalau ga ngerti jangan liat situs ini be*o
Hapus